775249_4560631408486_324939059_o

2001

Kala itu Endra datang ke meja saya dan bilang “yo munggah Merbabu Han.”. Tanpa pikir panjang saya mengiyakan, dengan peralatan seadanya dan pengetahuan nol tentang gunung. Saya yang waktu itu kelas 2 SMP akhirnya ikut juga naik Gunung Merbabu.

Tidak sampai puncak, tapi 2 kali naik gunung yang sama bersama Endra membuat saya mengerti apa arti petualangan yang sesungguhnya.

Sahabat Sejati

Setiap lelaki pasti tumbuh dewasa dengan sahabat sejati sampai mati. Bagi saya sahabat itu adalah Endra. Kami bersua di SMP di Magelang.

Persamaannya, kami berdua dianggap out of the box. Bertingkah sedikit aneh dan di luar kebiasaan anak-anak SMP seumuran kami di Magelang. Ketika anak-anak SMP kala itu sibuk mengagumi Sheila on 7 atau Padi atau Dewa. Endra ujug-ujug datang memberi tahu tentang sebuah band bernama Green Day dengan sebuah kata “iki band sangar!”.

Kami akrab karena hanya Endra yang mengerti selera saya dan sebaliknya. Barangkali kami berdua adalah generasi MTV pertama di SMP saya waktu itu, sekitar tahun 2001-2002.

Orang tua kami berdua pun rupanya saling kenal. Ibu saya guru di SMA Muhammadiyah yang lokasinya ada di seberang tempat Bapak Endra menjadi kepala sekolah, SMP Muhammadiyah. Roots Muhammadiyah yang sama juga yang membuat kami berdua akrab karena waktu itu di SMP, rata-rata adalah Nahdliyin sejati.

Saya sering bermain ke rumah Endra dan sebaliknya Endra juga ke rumah saya. Oleh ibu Endra kami dianggap mirip, entah mirip di mananya.

Endra jago melukis sejak SMP. Dipuji-puji guru kesenian. Sayang dia tidak ikut lomba lukis tingkat Kabupaten. Terpaksalah saya yang maju, saya juara 2 dan kelak piagam juara 2 itu yang membawa saya ke SMA 1 Magelang. SMA yang begitu Endra idamkan.

Saya sedih karena tidak se-SMA dengan Endra.

Anak Seni dan Gunung

Ada yang membuat saya iri setengah mati dengan Endra. Bakat lukisnya tersalurkan benar, Endra menamatkan study di FSRD ITB. Sesuatu yang membuat saya juga bangga padanya. Sangat bangga.

Selepas kuliah, Endra menjadi desainer grafis. Sekantor dengan Ucok Homicide, ya Ucok, si legenda itu. Ritme kerjanya santai sekali.

Sementara saya jadi buruh negara.

Endra juga meneruskan hobinya naik gunung. Ia sangat bersemangat bercerita soal gunung dan Endra bukan pendaki main-main. Peralatannya lengkap, nyalinya kuat, staminya teruji.

Sementara saya tidak pernah lagi naik gunung.

Selama di Bandung itu pula saya sering menyambangi kos-an Endra di daerah Sekeloa. Merepotkannya dengan menginap, menjadikannya tempat curhat.

Hobi kami semasa SMP diteruskan kembali, main PES atau FIFA. Bisa berjam-jam, pernah 8 jam non stop. Tampaknya memang kurang lengkap bersahabat tanpa bermain game macam PES atau FIFA.

247156_1922885190768_3867602_nSahabat Yang Asyik

Endra adalah seseorang yang asyik, Ia yang mengenalkan banyak hal. Mengenalkan musik-musik asyik di masa SMP. Mengenalkan enaknya naik Vespa sejak SMP. Mengenalkan post rock di tahun 2009 pada saya untuk pertama kali dan sejak itu juga saya tunduk pada irama post rock.

Mengenalkan Facebook, lalu Twitter. Itu semua Endra yang mengenalkan pada saya. Entah tanpa Endra saya mungkin jadi PNS yang membosankan.

Di kosnya, Endra sering mengajak berdiskusi soal sosialisme, isu-isu kaum buruh dan politik. Menyenangkan. Saya sering larut dengan koleksi bacaannya, referensi website internet yang ia bookmarks.

Sekarang saya baru sadar, saya yang sekarang ada pengaruh besar Endra di dalamnya. Endra yang asyik yang mengenalkan segala hal yang asyik pula.

2014

Ada kekosongan ketika Endra bilang “Aku meh pindah Makassar.”

Saya juga waktu itu sedang dalam kebimbangan karena memilih pindah ke ibukota. Endra dan saya sama-sama meninggalkan Bandung.

Rasa kosong itu mungkin karena kami sadar kami akan susah berjumpa. Saya dan Endra, mungkin memang sudah memilih berpisah jalan dan bertemu di puncak kelak.

Dari belantara Jakarta terucap Selamat Ulang Tahun Endra! Doaku dan Istri menyertai jalanmu. Kutunggu momen-momen main PES lagi.

Tabik.

6 KOMENTAR

  1. Ya ampuuun tahun 2001 masih SMP? saya malah udah merantau dan bekerja. *Berasa tua bingit 😀

    Ohya grup-grup musik zaman saya SMP itu banyakan grup vokal kayak M.E. Voice dari Bandung kalau SMA Cool Colours 😀

TINGGALKAN KOMENTAR