DSC_0210
Gembala Tuhan. Gereja Bala Keselamatan, Kamarora, Sulteng. 2011.

Dia ada, dekat dan jauh. Dia selalu ada di hati, bersemayam. Dia bisa dirasakan kehadiranNya dan bagaimana manusia merasakan kehadiranNya. Tema turnamen foto perjalanan kali ini adalah Tuhan. Dan tentunya ini bukan tentang bagaimana memvisualkan Tuhan, tapi tentang bagaimana merasakan Tuhan, apa interpretasi akan keberadaan Tuhan, akan kuasa Tuhan.

Maka silakan mengirim foto disini dengan ketentuan dibawah ini.

Aturan main Turnamen Foto Perjalanan :

1. Turnamen foto perjalanan ronde 27 berlangsung mulai : 2 Oktober 2013 – 16 Oktober 2013, jam 23.59 WIB.
2. Foto harus hasil karya sendiri.
3. Peserta lomba TFP bebas mengupload foto dimana saja, asalkan milik/akun sendiri. Cth; Web, Twitpict, Blog, dll
4. Submit foto pada kolom comment artikel ini dengan format berikut :
– Nama/nama blog/nama Twitter
– Link blog
– Judul/Keterangan foto
– Link foto (maksimal ukuran 600 pixel)
5. Foto tidak boleh mengandung unsur SARA atau menghina pihak lain.
6. Semakin cepat upload, semakin besar juga menjadi yang terposting diatas.
7. Pengumuman pemenang: 2-3 hari setelah batas akhir turnamen pada ronde tersebut.

Turnamen Foto Perjalanan untuk Traveler Indonesia, Mengapa mengikuti Turnamen Foto Perjalanan?

1. Ajang sharing foto. Bersama, para travel blogger Indonesia membuat album-album perjalanan yang indah. Yang tersebar dalam ronde-ronde turnamen ini. Untuk dinikmati para pencinta perjalanan lainnya.
2. Kesempatan jadi pemenang. Pemenang tiap ronde menjadi tuan rumah ronde berikutnya. Plus, blog dan temamu (dengan link ybs) akan tercantum dalam daftar turnamen yang dimuat di setiap ronde yang mendatang. Not a bad publication.

 Siapa saja yang bisa ikutan?
1. (Travel) blogger – Tak terbatas pada travel blogger profesional, blogger random yang suka perjalanan juga boleh ikut.
2. Setiap blog hanya boleh mengirimkan 1 foto. Misal DuaRansel yang terdiri dari Ryan dan Dina (2 orang) hanya boleh mengirim 1 foto total.
3. Pemenang berkewajiban menyelenggarakan ronde berikutnya di (travel) blog pribadinya, dalam kurun 1 minggu. Dengan demikian, roda turnamen tetap berputar.
4. Panduan bagi tuan rumah baru akan diinformasikan pada pengumuman pemenang. Jika pemenang tidak sanggup menjadi tuan rumah baru, pemenang lain akan ditunjuk.

Nggak punya blog tapi ingin ikutan?
1. Oke deh, ga apa-apa, kirim sini fotomu. Tapi partisipasimu hanya sebatas penyumbang foto saja. Kamu nggak bisa menang karena kamu nggak bisa jadi tuan rumah ronde berikutnya.
2. Eh tapi, kenapa nggak bikin travel blog baru aja sekalian? WordPress, Tumblr, dan Blogspot gampang kok, pakainya.

Hak dan kewajiban tuan rumah:
1. Menyelenggarakan ronde Turnamen Foto Perjalanan di blog-nya
2. Memilih tema
3. Melalui social media, mengajak para blogger lain untuk berpartisipasi
4. Meng-upload foto-foto yang masuk
5. Memilih pemenang (boleh dengan alasan apapun)
6. Menginformasikan pemenang baru apa yang perlu mereka lakukan (panduan akan disediakan)

Ronde Turnamen Foto Perjalanan:

  1. Laut – DuaRansel
  2. Kuliner – A Border that breaks!
  3. Potret – Wira Nurmansyah
  4. Senja – Giri Prasetyo
  5. Pasar – Dwi Putri Ratnasari
  6. Kota – Mainmakan
  7. Hello, Human! (Manusia) – Windy Ariestanty
  8. Colour Up Your Life – Jalan2liburan
  9. Anak-Anak – Farli Sukanto
  10. Dia dan Binatang – Made Tozan Mimba
  11. Culture & Heritage – Noni Khairani
  12. Fotografer – Danan Wahyu Sumirat
  13. Malam – Noerazhka
  14. Transportasi – Titik
  15. Pasangan – Dansapar
  16. Pelarian/Escapism – Febry Fawzi
  17. Ocean Creatures – Danar Tri Atmojo
  18. Hutan – Regy Kurniawan
  19. Moment – bem
  20. Festival/Tarian – Yoesrianto Tahir
  21. Jalanan – PergiDulu
  22. Matahari – Niken Andriani
  23. Burung – The Traveling Precils
  24. Sepeda – Mindoel
  25. Freedom – Pratiwi Hamdhana AM
  26. Skyfall – Muhammad Julindra
  27. Jembatan – Backpackology
  28. Tuhan – Efenerr
  29. Mungkin Kamu?

Update foto :

@zamerseven / Blog

Sajak-sajak Tua

Bersamaan dengan bahana imam yang menyanyikan sajak-sajak tua, mereka kompak mengikuti tindak tanduk pemimpin mereka. Dalam ketundukkan mereka berpadu bersyukur atas limpahan pelukan kasih dan magfirah karunia yang Tuhan mereka berikan saban hari selama hayat masih menyambangi.

tumblr_mu0tvaHvsE1s74zk8o1_1280

 @febryfawzi / Blog 

Terdiam Dalam Fajar

Suka cita selalu terlihat di dalam setiap kemilau fajar tapi Tuhan selalu terdiam, mengamati dan merencanakan setiap kegiatan di bawah sana.

Tangkapan layar penuh 02102013 174227.bmp

@isna_saragih / Blog

Tuhan, Selamatkan Anakku!

Demikian judul lukisan yang dipajang di Museum Tsunami Aceh, kota Banda Aceh. Diam-diam, hati saya bergemuruh pilu. Tetiba saya ingat anak perempuan saya di rumah. Umurnya baru dua bulan. Dia, manusia yang belum bernoda.

aceh-tsunami-museum-20

@buzzerbeezz / Blog

The Light of God

Pada akhirnya, saat kita mati, kita akan pergi menuju cahaya Tuhan. Siapkah kita?

20120609-img_2865

@noerazhka / Blog

Menuju-Mu

Derap langkah itu, serentak seirama menuju-Mu ..

Tangkapan layar penuh 02102013 221049.bmp

@ayuskeptika / Blog

Tuhan bersama orang-orang yang berani.

Naungan itu berada di tiap jantung para pendaki, para pengambil resiko, para penderu tasbih pada tiap sujud mereka di belantara, mendekati pagi. Ya, Tuhan bersama orang-orang yang berani, mencumbu pagi, mencumbu-Nya.

320291_3617922006290_1855204827_n

@omnduut  / Blog

God Is A Director

“Lakum dinukum wa liyadin. Bagimu agamamu, bagiku agamaku” (QS Al Kafirun : 6). Tuhan adalah ‘sutradara’ dari kehidupan manusia.

Masing-masing orang berhak memilih ‘sutradara’ yang tepat bagi dirinya. Begitupun bagi anak-anak berkepala plontos di Bangkok, Thailand ini. Secara berkelompok mereka mendatangi Wat Phra Kaew atau Kuil Budha Zamrud ( วัดพระแก้ว) yang berada di kawasan Grand Palace. Mereka punya cara tersendiri untuk bertemu dengan ‘sutradara’ kehidupan mereka. ”Why would God create us differently if God only Wants to be worshipped in one way?”* karena itulah Tuhan memberi rasa cinta kepada manusia.

Dan salah satu bentuk rasa cinta itu adalah… toleransi.

oomnduut

@elisabethmurni / Blog

Dia Hadir!

Bahkan di sudut bumi yang begitu gelap dan tersembunyi, kehadiranMu begitu nyata. Kau pahat lekuk perut bumi menjadi mahakarya sempurna, Kau jadikan tetesan air dan derik serangga sebagai orkestra penenang hati, dan sinarMu menjadi satu-satunya suluh penerang. Kau ada di mana-mana.

img_9189

@awardeean / Blog

Menyapa Tuhan

Tuhan itu dekat, bahkan lebih dekat daripada urat leher kita. Namun, berapa banyak waktu yang kita luangkan untuk menyapa dan berkomunikasi dengannya?

sholat

@dananwahyu / Blog

Persembahan

Tuhan ini persembahan kecil saya atas segala karunia dan rahmat-Mu hari ini.” Harum bunga dan dupa berpendar dari altar kecil di jalan kota Kathmandu.

persembahan

@regycleva / Blog

Birute Galdikas

Ini memang hanya potret biasa. Tapi, pemilik wajah di foto ini adalah seseorang yang luar biasa. Namanya Dr. Birute Galdikas, seorang Jerman yang besar di Kanada dan datang ke Tanjung Puting, Kalimantan, pada Tahun 1971.

42 tahun yang lalu dia memutuskan untuk mendedikasikan hidupnya demi kelestarian alam dan kehidupan Orangutan di Tanjung Puting. Dia menjadi manusia di muka Bumi yang paling paham tentang mereka. Oleh dunia dia dijuluki “Queen of the Orangutans.” Oleh Orangutan, mungkin dialah Tuhan itu sendiri.

img_3766

@tukangminggat / Blog

Berdoa

Dalam sebuah mulut terkatup, mendesis untaian doa sederhana. Penuh harap berbalurkan syukur.

berdoa

 Andalusia / Blog

 Pesan Cinta Jerusalem

Jika Mekkah menyampaikan pesan ketauhidan, Madinah menceritakan sejarah manusia mulia bernama Muhammad, maka Jerusalem membisikkan, mengingatkan, dan menitipkan pesan persaudaraan. Jangan pernah dilupakan, di tanah para nabi inilah, tiga agama berdampingan dengan damai.

Karena Tuhan merawat segala yang kita kenal, dan juga yang tidak kenal, dan juga yang tidak akan pernah bisa kita kenal. (Sapardi Djoko Damono-Tentang Tuhan)

yerusalem@IndBackpacker / Blog

The Ceremony

Bali sebagai pulau dengan mayoritas Hindu mempunyai banyak tradisi upacara. Mereka mempercayai upaya tadi sebagai komunikasi dengan Yang Maha Kuasa.15fd0cfc30b611e2adac22000a1fbe03_7

Dee An / Blog

Kembali Pada-Nya

Berziarah ke makam para raja di Pulau Penyengat ini menjadi pengingat, bahwa setiap perjalanan pasti ada akhirnya. Dan sejauh apapun perjalanan kita, kita semua pasti akan kembali pada-Nya.

kompleks makam raja-raja

@ariffsetiawan / Blog

Sebenarnya cara menghadap kepada Tuhan bisa dilakukan dalam bentuk apapun. Namun, menghadap dengan berada di tempat ibadahlah yang lebih diutamakan.

masjid al irsyad kota baru parahyangan

@dngsprn / Blog

Mendekat kepada-Mu

IMG_4917

@dalijo / Blog

Tuhan bukan hanya milik pribumi

wisnu IMG_9885

@f4nf4n / Blog

Dewi Kuan In

Banyak kejadian-kejadian aneh menyangkut agama, yang sebenernya ga akan tertangkap oleh nalar kita sebagai manusia. Apapun itu, semuanya hanya menunjukkan bukti kebesaran Tuhan YME dan kuasa Nya.

Kepala patung Dewi Kuan In ini tadinya terpasang megah di kuil Kek Lo Si , Penang Malaysia. Dan menurut tur guide yang menemani kita saat itu, entah kenapa patung sang Dewi sempet roboh, menghancurkan bagian pinggang kebawah, tapi tidak kepalanya. Karena itu pihak kuil tetep menyimpan kepala Dewi Kuan In ini, memajangnya di luar, dan membuatkan patung baru yang sama megahnya di tempat dia pertama berdiri.

Tangkapan layar penuh 07102013 110937.bmp

@ossardofanny / Blog

 Fajar di Lereng Para Dewa

 Dalam dingin Engkau ada,,
Dalam hangat, dalam debu, dalam rimbun kanopi hutan-hutan..
Semesta menyanyikan nama-Mu..
Sungguh Tuhanku..
Setinggi apapun aku berjalan, tetap takkan bisa menyentuhMu..
Engkaulah kerinduan paling mendalam dalam diriku.

61440_525729047438118_1175577469_n

@philardi / Blog

 Subuh di Mesjid Agung Baiturrahman

Mesjid Agung Baiturrahman merupakan saksi dari perjuangan umat Islam di Aceh, dari mulai melawan penjajah, gerilaya di masa orde baru hingga berdisi syariah Islam di bumi Nanggroe Aceh Darussalam.

mainmakan-BA7

@dyanname / Blog

Di Bawah Asmaul Husna

Perkawinan ialah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluaga bahagia kekal berdasarkan ketuhanan yang Maha Esa.

-UU perkawinan No. 1/1974 pasal 1-

(Lokasi : Mesjid Nurul badar, Pasar Minggu-Jakarta Selatan)

408718_311160055583856_894393882_n

@toliq_anshari / Blog

Altar Pemujaan

Altar batu konon merupakan peninggalan zaman megalit sebagai sarana pemujaan terhadap pencipta warga desa adat Bena-Flores.

SONY DSC

@kucingbloon / Blog

Wujud Tuhan di Dunia

 Arca berbeda dengan patung pada umumnya, yang merupakan hasil seni yang dimaksudkan sebagai sebuah keindahan. Oleh karena itu, membuat sebuah arca tidaklah sesederhana membuat sebuah patung.

edt_IMG_4261_resize

@cak_firman / Blog

Vihara Dewi Kwan In, Kec. Damar, Belitung Timur

belitung timur negeri sejuta pelangi…tionghoa merupakan salah satu etnis mayoritas di belitung. vihara2 bertebaran di setiap kecamatan. salah satu yang terkenal adalah vihara dewi kwan in…

tempatnya adem! hening, tenang…cocok buat nyari damai di hati!

CIMG4567

@giewahyudi / Blog

Berlindung di Situ Gunung

Lembah di sekeliling Situ Gunung pagi itu masih hening saat sinar matahari belum juga tiba. Dingin semakin terasa ketika terlihat anak Adam bersujud pada-Nya. Karena alam dalam kuasa-Nya, ke mana lagi kita mencari pelindung selain kepada-Nya.

Situ Gunung Sukabumi 7

@stqaini / Blog

Benda Langit

Bulan, salah satu ciptaan Tuhan yang selalu menjadi salah satu simbol akan keindahan.

dsc3116

@babymonde / Blog

 A prayer room for everyone

 Indahnya berdampingan, walaupun dengan Tuhan yang berbeda.

dsc00240

@yuliayulijo / Blog

 Hening Pagi

Aku terpaku, Tuhan.
Pada segala keindahan yang Kau ciptakan sedemikian rupa
Pada segala kesempatan yang dulu tak ku sangka
Hingga bisa berada di sini
Sedekat ini dengan nuansa mengagumkan
Aku diam
Tak bersuara

dsc_0371-21

@ombolot / Blog 

Materialitas

Uang
Merupakan Tuhan bagi sebagian orang
Matian-matian dan segala cara dilakukan untuk dapat mendapat “berkah” dari Tuhannya.

2878459236_97ea622400

@andrianiken / Blog

“Subhanallah!”

Kata itu terucap begitu saja seketika kaki ini menapaki ketinggian 99 meter dari menara masjid raya jateng.

MasjidAgungJatengdimalamhari

Follow Efenerr on WordPress.com

55 KOMENTAR

  1. nama: Teuku Amirul Muttaqin
    twitter / blog: @zamerseven / http://zamerseven.tumblr.com
    foto link: http://zamerseven.tumblr.com/post/62870550009/bersamaan-dengan-bahana-imam-yang-menyanyikan
    judul: Sajak-sajak Tua
    caption:
    Bersamaan dengan bahana imam yang menyanyikan sajak-sajak tua, mereka kompak mengikuti tindak tanduk pemimpin mereka. Dalam ketundukkan mereka berpadu bersyukur atas limpahan pelukan kasih dan magfirah karunia yang Tuhan mereka berikan saban hari selama hayat masih menyambangi.
    [Masjid Taqwa Komplek Dayah Modern Darul Ulum Banda Aceh 20:01 PM]

  2. – Nama/nama blog/nama Twitter : @isna_saragih
    – Link blog : http://djangki.wordpress.com/2012/04/13/tsunami-aceh-moment-untuk-mendekatkan-diri-pada-tuhan/
    – Judul/Keterangan foto : “Tuhan, Selamatkan Anakku!” Demikian judul lukisan yang dipajang di Museum Tsunami Aceh, kota Banda Aceh. Diam-diam, hati saya bergemuruh pilu. Tetiba saya ingat anak perempuan saya di rumah. Umurnya baru dua bulan. Dia, manusia yang belum bernoda.
    – Link foto (maksimal ukuran 600 pixel) : https://fbcdn-sphotos-b-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn2/1186179_4777637738221_541404530_n.jpghttp://djangki.files.wordpress.com/2012/04/aceh-tsunami-museum-20.jpg

  3. Ayu Welirang / Jurnal Gadis Skeptis / @ayuskeptika
    http://www.ayuwelirang.com

    “Tuhan bersama orang-orang yang berani.” Naungan itu berada di tiap jantung para pendaki, para pengambil resiko, para penderu tasbih pada tiap sujud mereka di belantara, mendekati pagi. Ya, Tuhan bersama orang-orang yang berani, mencumbu pagi, mencumbu-Nya.

    Pagi di Terminal Guntur
    Menuju Cikuray, 21 – 22 Agustus 2012

    https://fbcdn-sphotos-b-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn1/s720x720/320291_3617922006290_1855204827_n.jpg

  4. Nama : Omnduut
    Twitter : @Omnduut
    Blog : http://omnduut.wordpress.com
    Link foto : https://omnduut.files.wordpress.com/2013/10/dsc_0475.jpg
    Keterangan : “Lakum dinukum wa liyadin. Bagimu agamamu, bagiku agamaku” (QS Al Kafirun : 6). Tuhan adalah ‘sutradara’ dari kehidupan manusia. Masing-masing orang berhak memilih ‘sutradara’ yang tepat bagi dirinya. Begitupun bagi anak-anak berkepala plontos di Bangkok, Thailand ini. Secara berkelompok mereka mendatangi Wat Phra Kaew atau Kuil Budha Zamrud ( วัดพระแก้ว) yang berada di kawasan Grand Palace. Mereka punya cara tersendiri untuk bertemu dengan ‘sutradara’ kehidupan mereka. ”Why would God create us differently if God only Wants to be worshipped in one way?”* karena itulah tuhan memberi rasa cinta kepada manusia. Dan salah satu bentuk rasa cinta itu adalah… toleransi.

  5. Regy Kurniawan
    @regycleva
    http://www.avonturir.com
    Link foto: http://soputan.files.wordpress.com/2013/10/img_3766.jpg?w=992
    Caption:
    Ini memang hanya potret biasa. Tapi, pemilik wajah di foto ini adalah seseorang yang luar biasa. Namanya Dr. Birute Galdikas, seorang Jerman yang besar di Kanada dan datang ke Tanjung Puting, Kalimantan, pada Tahun 1971. 42 tahun yang lalu dia memutuskan untuk mendedikasikan hidupnya demi kelestarian alam dan kehidupan Orangutan di Tanjung Puting. Dia menjadi manusia di muka Bumi yang paling paham tentang mereka. Oleh dunia dia dijuluki “Queen of the Orangutans.” Oleh Orangutan, mungkin dialah Tuhan itu sendiri.

  6. Nama: Andalusia
    blog: pantarheii.wordpress.com

    Foto: http://pantarheii.wordpress.com/2013/10/03/552/

    Judul: Pesan Cinta Jerusalem
    Jika Mekkah menyampaikan pesan ketauhidan, Madinah menceritakan sejarah manusia mulia bernama Muhammad, maka Jerusalem membisikkan, mengingatkan, dan menitipkan pesan persaudaraan. Jangan pernah dilupakan, di tanah para nabi inilah, tiga agama berdampingan dengan damai.

    Karena Tuhan merawat segala yang kita kenal, dan juga yang tidak kenal, dan juga yang tidak akan pernah bisa kita kenal. (Sapardi Djoko Damono-Tentang Tuhan)

  7. Nama: Fanny Fristhika Nila
    twitter: @f4nf4n
    Link: http://www.flickr.com/photos/dcatqueen/8202118274/in/set-72157632035263959
    Judul: DEWI KUAN IN
    Deskripsi:
    Banyak kejadian-kejadian aneh menyangkut agama, yang sebenernya ga akan tertangkap oleh nalar kita sebagai manusia. Apapun itu, semuanya hanya menunjukkan bukti kebesaran Tuhan YME dan kuasa Nya. Kepala patung Dewi Kuan In ini tadinya terpasang megah di kuil Kek Lo Si , Penang Malaysia. Dan menurut tur guide yang menemani kita saat itu, nth kenapa patung sang Dewi sempet roboh, menghancurkan bagian pinggang kebawah, tapi tidak kepalanya. Karena itu pihak kuil tetep menyimpan kepala Dewi Kuan In ini, memajangnya di luar, dan membuatkan patung baru yang sama megahnya di tempat dia pertama berdiri.

  8. Nama : Ossa Ardofanny
    Twitter : @ossardofanny
    Blog : http://langkahitam.blogspot.com/2013/10/fajar-di-lereng-para-dewa.html
    Judul : Fajar di Lereng Para Dewa
    Keterangan : Dalam dingin Engkau ada,,
    Dalam hangat, dalam debu, dalam rimbun kanopi hutan-hutan..
    Semesta menyanyikan nama-Mu..
    Sungguh Tuhanku..
    Setinggi apapun aku berjalan, tetap takkan bisa menyentuhMu..
    Engkaulah kerinduan paling mendalam dalam diriku..

    Photo’s Link : https://fbcdn-sphotos-c-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn1/61440_525729047438118_1175577469_n.jpg

  9. nama: Hardiansyah
    twitter / blog: @dyanname / http://www.dyannotes.blogspot.com
    foto link: https://3.bp.blogspot.com/-xvDfligDwHE/UlKLPCACJtI/AAAAAAAAAeU/lNtrBzzkp9o/s640/408718_311160055583856_894393882_n.jpg
    judul: Di Bawah Asmaul Husna
    caption:
    Perkawinan ialah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluaga bahagia kekal berdasarkan ketuhanan yang Maha Esa
    -UU perkawinan No. 1/1974 pasal 1-

    (Lokasi : Mesjid Nurul badar, Pasar Minggu-Jakarta Selatan)

  10. Nama: Antho
    Twitter: @kucingbloon
    Blog: http://www.kucingbloon.wordpress.com
    Link Foto: https://plus.google.com/photos/112893960843562723721/albums/5932589117317198209/5932589136931863986?pid=5932589136931863986&oid=112893960843562723721

    Judul: Wujud Tuhan di Dunia
    Keterangan: Arca berbeda dengan patung pada umumnya, yang merupakan hasil seni yang dimaksudkan sebagai sebuah keindahan. Oleh karena itu, membuat sebuah arca tidaklah sesederhana membuat sebuah patung.

  11. – Gie Wahyudi / giewahyudi.com / @giewahyudi
    http://giewahyudi.com/
    – Berlindung di Situ Gunung
    – Caption : Lembah di sekeliling Situ Gunung pagi itu masih hening saat sinar matahari belum juga tiba. Dingin semakin terasa ketika terlihat anak Adam bersujud pada-Nya. Karena alam dalam kuasa-Nya, ke mana lagi kita mencari pelindung selain kepada-Nya.
    https://lh3.googleusercontent.com/-Pj2RbwBGZvM/TvnvG8Qi1HI/AAAAAAAABUM/_WHMuUvg6O0/s800/Situ%252520Gunung%252520Sukabumi%2525207.JPG

  12. nama : Gema A. Firmansyah
    twitter : @cak_firman
    blog : http://toiletkampus.blogspot.com/

    link foto : http://4.bp.blogspot.com/-ef08tqaO_5w/UlVRBSd1DII/AAAAAAAABEo/pcPeEUYKSHQ/s1600/CIMG4567.JPG

    judul : vihara dewi kwan in, Kec. Damar,belitung timur

    belitung timur negeri sejuta pelangi…tionghoa merupakan salah satu etnis mayoritas di belitung. vihara2 bertebaran di setiap kecamatan. salah satu yang terkenal adalah vihara dewi kwan in…

    tempatnya adem! hening, tenang…cocok buat nyari damai di hati!

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here