Freemagz

Tulisan ini tayang di Tabloid Mingguan Free Magz, edisi 19 Maret 2014. Berikut teks lengkapnya :

5 Things To Do In Tokyo

 Jepang adalah negara dengan karakter yang unik, baik budaya maupun landscape-nya menarik untuk dikunjungi. Dan salah satu kota yang wajib dikunjungi adalah Tokyo, sebagai sebuah kota, Tokyo menawarkan kultur, budaya dan kehidupan yang lain daripada yang lain. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan selama di Tokyo.

Rockabilly / Bosozoku Dance

Bagi pecinta manga/komik Jepang pasti hafal dengan karakter geng motor Jepang yang rata-rata memakai jaket kulit hitam, kacamata hitam dan jambul super panjang menjulang ke atas. Rupanya itu bukan rekaan di komik semata di Jepang geng motor itu ada dan nyata dalam keseharian. Di Tokyo mereka biasa berkumpul di Yoyogi Park pada akhir pekan. Mereka akan memutar musik-musik Rockabilly kemudian berdansa Rockabilly, serunya lagi mereka akan mengajak pengunjung taman dan penonton untuk berdansa sampai menggila bersama. Jangan lewatkan untuk turut berdansa Rockabilly lalu berfoto bersama, mereka pribadi yang menyenangkan kog, walau dandanannya seram.

Menikmati Rush Hour

Rush Hour adalah saat paling sibuk di Tokyo, mungkin hampir seluruh penduduk Tokyo dan kota-kota di sekitarnya akan tumpah ruah di jalan. Menikmati Rush Hour berarti menikmati banjir manusia di jalanan, selain itu menikmati Rush Hour berarti menikmati kereta api yang sangat sesak kemudian tanpa sadar ritme hidup akan semakin cepat mengikuti ritme orang-orang Tokyo. Menikmati Rush Hour di Tokyo berarti sejenak menikmati menjadi penduduk Tokyo.

Shibuya Crossing

Ini adalah persimpangan tersibuk sedunia dan bahkan masuk ke dalam set-set film Hollywood seperti Lost in Translation dan Fast and Furious. Lokasinya ada di pintu keluar Stasiun Shibuya, nikmatilah saat – saat ratusan orang menyeberang menyeberang bersamaan dalam waktu beberapa detik saja. Atau jika ingin menikmati Shibuya Crossing sembari bersantai, tempat yang paling tepat adalah di Starbucks Shibuya, sembari ngopi kita bisa menikmati panorama persimpangan tersibuk di dunia ini.

Marion Crepes Pattiserie

Ini adalah kedai Crepes paling tenar di Harajuku, lokasinya ada di Takeshita-dori dan sudah ada sejak tahun 1976 dan merupakan cabang Marion Crepes yang pertama kali. Antriannya sangat panjang karena saking legendarisnya kedai Crepes ini. Tak apa bersusah-susah antri, tapi sebanding dengan kenikmatan menikmati Crepes legendaris ini.

Meet The Harajuku Girls

Pengalaman ini setidaknya harus dicoba sekali saat di Tokyo. Berjalanlah ke Harajuku yang dikatakan sebagai pusat mode di Tokyo lalu temui gadis-gadis muda dengan berbagai macam dandanannya, ada yang cosplay, gothic-lolita sampai kawaii. Jangan hanya diam, menatap dan memfotonya, ajaklah ngobrol, mereka rata-rata sangat ramah apalagi tahu kita dari luar Jepang. Jangan perlakukan Harajuku Girls sebagai objek turisme semata, sesungguhnya lebih menarik jika kita mencoba berbincang-bincang dengan mereka. Siapa tahu tak hanya bisa berfoto bersama, tapi juga satu kecupan hangat di pipi.

Versi digitalnya bisa diunduh di link berikut.

Follow Efenerr on WordPress.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here