DSCF1278

Rupanya Danau Toba tidak hanya di Indonesia, di Jepang juga ada. Saya mengunjungi Danau Toya, versi Jepangnya Danau Toba-nya. Walaupun sebenarnya tidak persis sama, namun karakternya sama, ada pulau di tengah danau.

Menempuh sekitar 1 jam perjalanan dari Sapporo, saya tiba di pinggiran danau yang dulunya adalah kaldera gunung berapi ini. Memanglah danau ini tidak seluas Danau Toba, jika dibandingkan Toba, Danau Toya di Hokkaido ini mungkinlah hanya seperempatnya.

Salju masih menyisakan alas putihnya di pinggiran danau Toya, saya menarik nafas lalu menghembuskannya sampai habis, membentuk bulatan-bulatan mirip asap, saya kedinginan. Walau terik tapi suhu hanya 2 derajat celcius, cukup membuat kulit mengkerut.

Danau ini berada di sisi selatan Hokkaido dan walaupun Hokkaido diserang salju setebal apapun, danau ini tidak pernah membeku. Hal ini tak lain karena di bawah danau ini masih merupakan sisa-sisa gunung api yang masih aktif.

DSCF1275

Saya tiba di Toyako, kota kecil yang berada di pinggir danau Toya. Kota ini tipikal kota wisata, dengan banyak onsen dan hotel. Setiba di sana suasana sungguh sepi, memang ketika tiba di sana bukan musim wisata, musim sepi turis.

Tapi sepinya Toyako justru menyenangkan, saya bisa menikmati suasana Danau Toya yang tenang, hening dan udaranya bersih. Suasana Danau Toya pun semakin magis dengan camar-camar yang terbang bebas di area danau.

Sesungguhnya kawasan Danau Toya ini adalah kawasan Taman Nasional Shikotsu Toya. Taman nasional ini adalah taman nasional yang melingkupi beberapa kawasan gunung berapi dan aktivitas vulkanik tinggi di kawasan Hokkaido. Karena kekhususan taman nasional inilah maka, taman nasional yang melingkupi Danau Toya masuk dalam jaringan Geopark dari Unesco.

DSCF1332

Menikmati Danau Toya bisa dengan bermacam cara. Pertama bisa menyusuri daerah perbukitan yang mengelilingi Danau Toya, di kawasan perbukitan tersebut di sepanjang jalannya banyak terdapat resort peristirahatan dan restoran dengan view danau langsung.

Bisa juga menikmati nuansa danau dari dermaga yang ada di Kota Toyako, berjalan pelan-pelan sembari menikmati semilir angin dan pemandangan pegunungan yang melingkar melingkupi sekitaran danau. Atau seperti saya, menikmati Danau Toya dengan berlayar berkeliling Danau Toya. Walaupun sepi turis dan bukan musim liburan, kapal wisata untuk mengelilingi Danau Toya tetap beroperasi. Maka segera saya mendapatkan tiket seharga 1320 Yen untuk satu tiket perjalanan berkeliling danau.

DSCF1281

Kapal yang saya naiki bernama Espoir, bentuknya lucu seperti benteng medieval atau kastil-kastil Eropa di masa lalu. Terdiri dari 4 dek dan di setiap deknya penumpang bebas lepas menyapu pandang di sekeliling danau.

Walaupun karakternya mirip Danau Toba yaitu danau kaldera, perbedaannya adalah pada jumlah pulau yang ada di tengahnya. Jika Danau Toba hanya memiliki satu pulau yaitu Pulau Samosir, maka di Danau Toya ini ada empat pulau di tengah danau, Ya Empat Pulau!

Pulau-pulau tersebut memiliki karakteristik masing-masing, Pulau pertama adalah Manjujima atau Pulau Ular, karena banyak ular yang hidup di pulau tersebut. Kemudian Pulau Bentenjima, Pulau Oshima dan terakhir Pulau Kannonjima. Rangkaian keempat pulau tersebut disebut Pulau Nakajima.

DSCF1311

DSCF1293

Sesungguhnya jika di musim panas, kapal bisa merapat dan wisatawan bisa turun ke pulau. Menikmati dan berjalan-jalan di area pulau. Namun karena saya datang di akhir musim dingin dan dilarang turun ke pulau, maka saya hanya mengikuti kapal berlayar pelan mengelilingi pulau.

Menyenangkan sekali menikmati pelayaran keliling Danau Toya ini, Espoir berjalan pelan-pelan dan camar-camar mulai mengerubungi kapal. Saya melemparkan snack sekenanya yang segera disambar camar-camar yang tampak kelaparan. Lantas saya menuju ke dek paling atas. Melemparkan pandang 360 derajat memandang sekeliling Danau Toya dan menikmati alam yang dilingkupi langit biru.

DSCF1317

Ketika melewati Pulau Nakajima, kapal berjalan sangat pelan sehingga penumpang bisa menikmati detail panorama empat pulau tersebut. Di jajaran Pulau Nakajima ini memang ada dermaga dan rumah untuk bersantai, memang benar kiranya jika musim panas pulau ini akan ramai diserbu wisatawan.

Ada mungkin satu jam kapal ini berlayar berkeliling danau sampai akhirnya kapal kembali merapat ke Dermaga di Toyako dan saya melanjutkan perjalanan. Semesta pun mendukung dengan memberikan langit biru bersih, cuaca cerah, angin yang bertiup sepoi-sepoi serta camar-camar ramah yang menghiasi langit. Perjalanan ke Danau Toya terasa sungguh menyenangkan.

Tabik.

DSCF1306

NB : Terima kasih untuk Garuda Indonesia Holidays dan City of Sapporo untuk kesempatan tiada dua ini.

Keterangan Danau Toya :

Google Maps

Petunjuk Angkutan Umum :

Dari Sapporo naik Limited Express tujuan Hakodate dan turun di Toya Station, dilanjutkan dengan Donan Bus menuju Danau Toya.

Follow Efenerr on WordPress.com

15 KOMENTAR

  1. Wah.. jadi gini penampakan lake Toya pas winter ya.. Kalo pas spring-summer-fall ijo banget, seger di mata. Belum pernah ke sini, sih.. cuma pernah nonton film Jepang yg settingnya di Lake Toya (Toya Village Toyako) selama 4 musim, hehe.. Pengen banget ke sini.. Keren deh Masnya udah 2 kali ke Jepang *eh, bener 2 kan*

  2. Wah di Danau Singkarak juga ada kapal yang begitu Mas, cuma danaunya ga punya pulau. Dari foto-fotonya emang magis banget ya Danau Toya ini, mungkin efek cahaya matahari di sana kali ya 😀

  3. Hallo mas . Untuk menuju lake toya nyaa naik limited express nya dari sapporo stasiun atau dari new chitose sapporo stasiun? Thx infonya mas

  4. Mas, kalau kita ingin berlayar mengelilingi danau, turun ke pulau (trip musim panas), dan bersepeda di sekeliling danau, apakah cukup waktunya dengan perjalanan PP, atau perlu menginap?

  5. Oya, perjalananan kami ke Lake Toya dari Sapporo, bukan langsung dari airport. Seandainya harus menginap, dan kami juga berencana menginap di Hakkodate, berarti dari Sapporo ke Lake Toya, dan langsung Hakkodate ya?

  6. Hallo Mas,

    Boleh tanya kah? kalo ingin ke Lake Toya PP apakah memunginkan? apa saja yang bisa kita eksplore dengan trip PP ini, mulai dari jam berapa sebaiknya jalan dari Sapporo dan jam berapa terakhir kita sdh harus naik kereta kembali ke Sapporo?

    Thank Mas!

  7. Hai Mas menarik skali ceritanya.Apakah mas sempat berkunjung ke Niseko day trip?saya ingin mengcover keduanya dan menginap di Hakodate.Apakah memungkinkan ya? Jika kita tidak main ski,apakah Niseko menarik utk dikunjungi?terimakasih Mas

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here