DSCF4038
Hotel

Mungkin kerinduan terhadap Jogja tak hanya dirasakan oleh Katon Bagaskara, sehingga bersama Kla Project, grup musik yang ia gawangi akhirnya menciptakan sebuah lagu menjadi trademark kota Jogja. Kerinduan terhadap Kota Jogja memang bisa dirasakan siapa saja, termasuk saya.

Memang sudah cukup lama saya tidak ke Jogja dan di libur akhir pekan panjang kemarin akhirnya saya secara impulsif mengajak istri untuk menyambangi Jogja. Melampiaskan rindu pada kota yang bersahaja tersebut.

Karena memang jeda libur cukup panjang, maka saya meniatkan diri menginap semalam di Jogja. Di Gallery Prawirotaman Hotel-lah saya menikmati satu malam di Jogja kemudian setelahnya saya dan istri menuju Magelang untuk pulang ke rumah saya.

Selepas dari stasiun Lempuyangan yang membawa kami berdua dari Jakarta ke Jogja, saya segera meluncur menuju Prawirotaman di dekat Alun-alun Selatan. Sejak era dulu kala daerah ini memang sudah dikenal sebagai daerah penginapan. Oleh buku panduan wisata ternama, Prawirotaman menjadi referensi penginapan murah bagi para wisatawan yang menyambangi Jogja.

Gallery Prawirotaman Hotel ada di Jalan Prawirotaman II. Sejajar dengan pasar Prawirotaman. Daerah Prawirotaman memang dibagi menjadi 2, yaitu Jalan Prawirotaman I dan II. Kesemuanya ramai penginapan dan tentunya pun ramai turis.

DSCF4051
Lobi Hotel

Saya disambut ramah di hotel nomer satu di Jogja untuk golongan hotel berbintang empat sesuai situs review ternama, Tripadvisor. Resepsionisnya begitu njawani dan sangat Jogja, karena saya datang pagi maka saya hanya check in saja dan menitipkan barang, kamar baru siap sekitar tengah hari.

Maka saya mengajak istri untuk berkeliling Jogja di pagi-pagi. Melewati Pasar Prawirotaman yang sedang berbenah dan ramai pembeli, lalu mengarah ke Malioboro. Saya dan istri akhirnya bermuara di Beringharjo dan berbelanja beberapa potong kain batik yang harganya luar biasa murah.

Siangnya saya kembali ke hotel, meminta nomor kamar yang sudah disiapkan oleh resepsionis dan segera menuju kamar. Kami mendapatkan kamar di lantai 4, view dari jendela adalah kampung-kampung di Jogja. Namun lamat-lamat tampak gagah jajaran pegunungan selatan Jogja.

Kamar yang disediakan cukup luas dan fasilitasnya pun lengkap. Penataan kamarnya berseni, menyesuaikan dengan konsep galeri yang disandang hotel ini. Sungguh penataan kamar yang begitu artistik. Terdapat dua bangku kecil di balkon untuk menikmati panorama di sekeliling hotel.

DSCF3986
Wow! ucapan selamat datang dari manajemen hotel! 🙂
DSCF3997
Kasurnyaaa
DSCF3992
Interior
DSCF3989
Interior kamar

Desain bangunan hotel empat lantai ini mengingatkan saya pada bangunan eropa daratan. Dengan warna bangunan putih, pilar-pilar tinggi dan ornamen-ornamen pada tembok bangunannya.

Kolam renang di lantai dasar justru menarik perhatian saya. Rasanya setelah lama di perjalanan, berkecipak-kecipuk dan menikmati segarnya kolam renang bisa memupus lelah yang sudah menumpuk. Kolam renangnya memang luas, airnya pun segar.

DSCF4047
Kolam Renang dari Atas. Tampak Segar

Malam yang merambat turun membuat semarak suasana. Prawirotaman segera hidup di kala malam, jejeran café-café mulai mengundang pengunjung, musik mulai berdentang untuk menggoyang malam yang sudah datang.

Saya berjalan-jalan sebentar di Prawirotaman, istri pun menikmati suasana kampung Jogja yang mungkin baginya adalah pengalamannya yang pertama kali. Memang benar, Prawirotaman adalah kampung turis yang legendaris dan Gallery Prawirotaman Hotel juga menjadi bagian dari kampung yang legendaries ini.

Di sisi lain kampung Prawirotaman tak jauh dari hotel saya menemui penjual mie. Saya memberi isyarat pada istri dengan mengelus-elus perut, tentunya ia langsung paham segera kami menikmati malam dengan sajian mie jogja yang hangat.

Di malam itu kami tak ada rencana apa-apa selain hanya untuk menikmati sudut-sudut Prawirotaman. Bahkan karena sedikit mendung dan khawatir hujan, saya mengajak istri kembali ke kamar hotel. Akhirnya kami berdua menghabiskan malam dengan menikmati sajian film dari televisi hotel yang menyediakan banyak pilihan channel.

DSCF3975
Mie jogja

Paginya kami terbangun dengan segar. Saya mengajak istri menuju restoran yang ada di sisi kiri kolam renang. Bangunan hotel ini rupanya berbentuk seperti huruf U, selain bangunan utama di sayap kanan dan kiri masih terdapat beberapa kamar dan ruang pertemuan.

Sajian sarapan paginya enak, dari masakan tradisional Jawa sampai croissant ada. Khasnya adalah jamu yang disediakan untuk para tamu. Sementara untuk buah sebagai pelengkapnya disediakan dua jenis buah. Yang pertama adalah melon dan semangka, buah yang umum menjadi sajian pelengkap, kemudian yang kedua dilengkapi dengan buah tradisional seperti rambutan dan manggis.

DSCF4029
Menu Sarapan
DSCF4028
Menu Sarapan

Keunikan sajian sarapan ini memberikan kesan bahwa Gallery Prawirotaman Hotel ini ingin menggabungkan dunia modern dengan kearifan lokal tradisional. Berada di perkampungan yang menjadi pusat turis membuat hotel ini berkembang dengan visi modern namun tetap menyatu dengan nafas tradisional yang kental.

Selepas sarapan saya mengajak istri ke lantai paling atas hotel ini. Barangkali dinamai Gallery adalah memang karena benar-benar ada galeri di dalam hotel. Di lantai 5 hotel ini memang terdapat galeri seni yang memajang karya perupa-perupa Jogja. Bagi saya ini adalah konsep yang unik, tempat istirahat sekaligus tempat menikmati seni.

DSCF4043
Lukisan di Galeri

Di luar galeri terdapat balkon dengan pemandangan view Gunung Merapi. Ini view yang dari tadi saya cari, rupanya memang gagah sekali Merapi jika dilihat dari balkon. Srolah meneguhkan kenyataan bahwa gunung ini adalah gunung penguasa Jogja.

Terbuai di lantai lima saya sampai lupa bahwa hari sudah beranjak siang. Hampir saja lumpa untuk check out, maka kami berdua segera bergegas kembali ke kamar, berkemas dan check out. Walaupun hanya semalam namun menginap di Gallery Prawirotaman Hotel cukup membuat rasa rindu Jogja lunas sudah.

Tabik.

DSCF4040
Gunung Merapi dari balkon lantai 5

Gallery Prawirotaman Hotel

Jl. Prawirotaman II No. 839B Yogyakarta.

No : +62 274 4580008, +62815 75742246/56.

Panduan Google Maps

Follow Efenerr on WordPress.com

10 KOMENTAR

  1. Wah mas interiornya cakep yah, aku kmrn nyobanya nginep di Greenhost boutique hotel di sederetan gallery prawirotaman ini. Iseng nyoba krn bosen dengan genre accord hotel, turns out Greenhost quite nice :). Next kapan2 nyoba nginep disini ah 🙂

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here