IMG_9316
Kaos saya yang paling nyolot. :p

Kaos selalu menjadi pilihan favorit saat traveling, gampang dibawa, gampang dipakai dan modis. Sampai sekarang saya pun masih nyaman menggunakan kaos untuk traveling, memilih kaos traveling pun gampang tak serumit memilih jas untuk pernikahan misalnya.

Bagaimana sih memilih kaos traveling yang benar? Gampang kog, intinya yang nyaman dipakai dan adem, itu sebenarnya sudah benar. Namun sebenarnya ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk memilih kaos traveling.

1. Lihat Bahannya

Bahan kaos yang enak untuk dibawa traveling itu bahan kaos yang ringan dan adem dipakai. Biasanya saya membawa kaos berbahan katun dan memang bahan inilah yang cocok di tempat tropis. Gampang menyerap keringat dan juga dingin ketika digunakan.

Apakah asal katun bisa dipilih? O tentu tidak, katun banyak jenisnya dan tidak semua katun cocok dipakai traveling. Yang sedang tren saat ini adalah cotton combed 20, 24, 40 dan angka lainnya. Sebagai panduan ringkas, semakin kecil nomor combednya, semakin tebal kausnya. Saya biasanya memilih combed 40 ke atas yang tipis dan dingin.

Katun Bambu juga sekarang ini menjadi pilihan, jenis katun ini adalah katun organik dari serat bambu. Bahannya dingin, tipis, juga cepat kering. Keunggulan lain bahan ini adalah ringan, namun kekurangannya adalah bahan ini terbatas dalam hal warna.

Bahan sintetis juga bisa jadi pilihan, namun pilihlah bahan sintetis yang gampang menyerap keringat, seperti kaos-kaos olahraga atau kaos outdoor. Bahan sintetis sekarang sudah banyak variannya dan dengan banyak keunggulan seperti tipis, menyerap keringat, warna yang tidak mudah pudar dan serat yang kuat. Contohnya Nike seri Dri Fit, sangat menyerap keringat, ringan dan cepat kering.

DSCF8598
Nike Dri Fit

2. Pilih Modelnya

Model juga menentukan kenyamanan, tak semua model cocok untuk traveling. Misalnya kaos kutang bertuliskan Bir Bintang yang jamak dipakai bule-bule di Bali tentu tidak cocok dipakai ke gunung. Di gunung cocoknya kaos outdoor dengan bahan yang cepat menyerap keringat namun juga menahan panas tubuh.

Model kaos lengan pendek sangat modern, bisa digunakan untuk traveling casual, traveling yang ringan-ringan. Kalau medan mulai berat, di mana cuaca mulai berubah-ubah kaos lengan panjang lebih menjadi pilihan. Selain melindungi kulit, kaos lengan panjang juga lebih aman karena menutup hampir seluruh bagian tubuh.

Berkoper menuju Jepang
Kaos lengan panjang yang saya pakai ke Jepang untuk musim dingin. Ini adalah jersey sepakbola, bahannya tebal namun tetap adem di kulit.

Kalau untuk perjalanan jauh saya sering membawa kaos olahraga atau jersey sepakbola. Kaos ini walaupun berbahan sintetis namun modelnya menyesuaikan fungsinya, mampu menyerap keringat dengan cepat. Favorit saya kaos-kaos dari Nike, buat saya produk brand ini selalu enak dipakai, model-model simple dan bagus, bahannya menyerap keringat, ringan dibawa dan nyaman dipakai. Kalau hendak cek cek produk dari Nike, bisa coba cek banyak pilihannya di sini .

3. Message

Bagi saya kaos juga bisa menjadi medium berbagi pesan. Banyak brand, komunitas sampai sosok terkenal menyampaikan pesan lewat kaos. Mau bukti? Nanti pas pemilihan presiden lagi atau pemilihan kepala daerah atau anggota legislatif, pastilah bagi-bagi kaos untuk kampanye. Sosok-sosok tersebut berbagi pesan atau berkampanye lewat kaos.

Pesan yang kuat juga bisa menambah kepercayaan diri saat traveling. Dengan kaos yang pas kita bisa menunjukkan siapa diri kita sesungguhnya. Jika menggunakan kaos komunitas, kita bisa menunjukkan kepada orang-orang komunitas kita ini seperti apa.

Message dari Birokreasi
Message dari Birokreasi

Menggunakan kaos landmark dari tempat yang pernah didatangi juga bisa, seolah memberi pesan kalau yang memakai kaos ini adalah seorang traveler. Toh kaos juga jenis buah tangan yang paling mudah dibeli.

Selain itu semua, semakin unik pesan di kaos, semakin mudah orang-orang untuk notice pada kita sendiri. Jadi pilih kaos dengan pesan yang unik untuk dibawa traveling.

10622801_10203958511702086_224313108645201396_n
Coexist, pesan untuk menyebarkan semangat toleransi.

4. Pilih Warna

Jangan salah pilih warna, rumus sederhananya adalah jangan memakai kaos hitam saat panas terik, itu akan sangat menyiksa. Paling aman dipakai adalah kaos warna putih, jika ingin menarik perhatian juga bisa menggunakan kaos warna mencolok, warna-warna stabilo atau kaos yang glossy.

Saya dan Fuji X-A1. Foto oleh Satya
Kaos Oranye, ini aslinya kaos Tun SAR.

5. Lihat Merek

Merek juga penting loh, karena tentunya merek bisa mencerminkan kualitas. Untuk saat ini yang mungkin banyak dicari adalah Kaos Gildan, Gildan ini merek kaos dari Amerika yang terkenal dengan jenis bahan katunnya yang khas, harganya sedikit lebih mahal daripda kaos buatan lokal.

Untuk jenis casual saya suka kaos-kaos dari distro lokal Ouval Research, bahannya bagus dan desain kaosnya juga trendi, terkadang pesan-pesan di kaosnya juga unik. Kalau untuk jenis kaos outdoor saya suka produk dari Columbia, Berghaus, Salewa dan Aigle. Kaos-kaos dari empat merek tersebut sudah mutakhir, dengan bahan yang sangat nyaman dipakai.

6. Diskonan

Nah ini penentu terakhir memilih kaos traveling, diskon. Kalau ada diskon pasti semangat bertambah untuk membeli kaos traveling. Prinsip barang itu ada harga ada kualitas, jadilah kalau ingin kaos dengan kualitas bagus dengan harga murah ya ditunggu pas musim diskon tiba.

Diskon sekarang pun sangat variatif baik lewat toko-toko maupun lapak-lapak online. Desember ini bahkan ada Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas tanggal 12 Desember 2015, jadi bisa untuk membeli kaos online pas tanggal tersebut, siapa tahu kan diskonnya lumayan?

20151204_BRA-SAL_NA_Rip-Curl_P1

Itu tadi beberapa tips-tips untuk memilih Kaos Traveling ala saya, beberapa tips mungkin bisa diaplikasikan teman-teman sat mencari kaos traveling. Dan mungkin sekarang sudah semakin tahu, sebenarnya ingin kaos seperti apa untuk traveling?

Tabik.

Follow Efenerr on WordPress.com

27 KOMENTAR

  1. Wah baru tahu saya tentang penomoran cotton combednya. Makasih infonya Mas. Selama ini gak pernah kepikiran tentang pesan di kaps yang kita pakai. Jadi lebih aware saya. 😀

  2. Untuk menyampaikan pesan, menjadi traveller selain menikmati pemandangan alam juga menyebarkan pesan positif kepada orang lain. Btw kebanyakan kaos cotton itu modelnya kayak jersey gitu ya mas? Kurang terlalu suka sama jersey soalnya.

  3. Pas baca tentang pemilihan warna ”jangan memakai kaos hitam saat panas terik”, tiba-tiba aja ngaca pada diri sendiri yang waktu itu lagi pake kaos wana item, aku mah punyanya emang cuma kaos warna item. Ane kira klo pake warna item malah keliatan lebih adem. Trus kalo pake kaos yang warna item ane keliatan agak kecilan dikit gitu. 😀
    Makasih udah share 😀

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here