Jadi begini, Changi Airport dalam setahun ini menjadi bandara yang paling sering saya kunjungi. Entah itu untuk berkunjung ke Singapura ataupun layover di Changi untuk berlanjut dengan penerbangan lanjutan. Sejak pertama kali ke Changi Airport sekitar tahun 2012 lalu, udah bolak-balik saya ke bandara ini, sampai rada hafal sudut-sudutnya.

Oia, di Changi Airport saya sudah merasakan banyak hal, mulai dari menginap di Bandara, ketinggalan pesawat, merasakan lari-lari mengejar pesawat sampai menikmati sajian bioskop di dalam terminal. Soal layanan dan fasilitas, Changi Airport bisa jadi memang bandara dengan standar paling tinggi di Asia Tenggara (bisa juga di dunia!). Jadi penumpang dan pengunjung bandara benar-benar dimanjakan dengan segala layanan fasilitasnya.

Dengan segala fasilitasnya ini maka tak heran Changi Airport bisa menjadi bandara penghubung utama di kawasan Asia Tenggara. Banyak maskapai yang menjadikan maskapai ini tempat transit dari dan ke tujuannya. Tentunya dengan segala macam fasilitas yang ada itulah Changi Airport ini bisa menjadi tempat yang nyaman untuk transit.

Pernah transit lama di Changi Airport? Biasanya ngapain? Sebenarnya jika transitnya lebih dari empat jam bisa ikut city tour. Tapi jika mungkin terlalu lelah atau malas berkeliling kota, bisa kok tetap standby di bandara karena banyak sekali yang bisa dilakukan. Terminal 1-3 Changi Airport ini terkoneksi antar terminal jadi bisa berkeliling kemana-mana tanpa perlu keluar dari imigrasi.

Ngomongin fasilitas? Ada banyak! Bioskop gratis, restoran bejibun, atraksi ada, wifi kencang, kedai kopi ada banyak, juga kalau mau shopping juga ada ratusan tenant yang ada di dalam terminal, mau belanja oleh-oleh? Bisa juga, ada toko oleh-oleh macam Taste Singapore dan The Cocoa Trees di dalam terminal transit. Pokoknya puas sepuas-puasnya kalau mau mengeskplorasi bandara saat transit.

Nah, kalau saya sendiri lebih memilih berkeliling di taman-taman di dalam bandara. Wait? Taman? Yes! Di dalam Changi Airport terdapat banyak sekali taman yang bisa diakses oleh pengunjung dan penumpang. Taman-taman tersebut adalah taman yang terbuka untuk umum, jadi sembari menunggu pesawat, pengunjung dan penumpang bisa leyeh-leyeh menikmati udara segar.

Taman-taman di Changi Airport barangkali memang diletakkan sebagai tempat rekreasi. Manajemen mungkin berpikir gimana caranya supaya para pengunjung dan penumpang yang sedang transit tidak bosan atau jenuh. Karenanya dibangun taman-taman di semua terminal. Taman-tamannya pun tematik dan letaknya di banyak sudut, jadi para pengunjung mudah mengakses dari mana saja. Berikut ini ya beberapa taman yang ada di Changi Airport, hasil penelusuran saya dan yang saya kunjungi saat layover.

Terminal 1

Kalau di Terminal 1 yang luas banget ada beberapa taman tematik, taman-taman ini menggabungkan instalasi seni yang artistik dengan tanaman peneduh, jadi terkesan alami juga artistik. Kalau masuk Terminal 1 dari keberangkatan ataupun saat turun dari pesawat, pusat keramaian Terminal 1 ada di bagian tengah, di hall utama.

Di hall yang lapang ini terdapat taman kecil yang tanaman dan bunganya diganti secara berkala sesuai dengan tema, jadi tampilannya bisa ganti-ganti tiap bulan. Di antara taman-taman tersebut ada The Social Tree, ini adalah semacam mesin permainan interaktif di mana pengunjung bisa bermain permainan dengan pengunjung lainnya. Di The Social Tree ini terdapat layar-layar untuk menampilkan games-nya juga menampilkan skornya. Disebut The Social Tree karena dengan bermain di sini, bisa saling berkenalan dengan pemain yang lain, bersosialisasi lalu menghabiskan waktu bersama.

Jika sudah puas main-main di The Social Tree, selanjutnya bisa nongkrong di taman tematik yang ada di Terminal 1. Totalnya ada 3 taman yang tersebar di sudut-sudut terminal. Bagi yang suka hal-hal artistik bisa mengunjungi Sculptural Tree Garden. Taman ini adalah paduan instalasi seni, bentuknya pohon raksasa dan melingkar, dilengkapi dengan tangga melingkari instalasinya. Jadi pengunjung bisa berjalan mengelilingi instalasi seni ini. Tanaman yang ada di tempat ini adalah tanaman merambat yang mengikuti kontur instalasinya.

Bagi saya yang menghabiskan waktu lumayan lama di sini, kelebihan taman ini adalah bisa lesehan, disediakan beberapa bantal besar untuk leyeh-leyeh pengunjung. Oia saya lupa, ada beberapa patung-patung kuda yang dipajang di taman ini dan mempercantik taman ini dengan kesan artistik.

Berikutnya ada Water Lily Garden atau Taman Teratai. Ini adalah taman paling hijau yang ada di Terminal 1, ketika saya masuk saya terbengong-bengong dengan konsep taman ini. Kok bisa ya di bangunan sepenuh Terminal 1 bisa ada Taman Teratai dengan kolam dan gemericik airnya. Beruntung pas ke sana Teratainya sedang berbunga, jadi bisa menikmati suasana penuh Teratai, rasa-rasanya saya lupa kalau sedang di bandara, ingatnya seperti di taman yang serba luas.

Terakhir ada taman yang paling luas di Terminal 1, Cactus Garden, sesuai namanya ya isinya melulu kaktus. Karena ingin mengikuti habitat kaktus maka taman ini lokasinya ada di rooftop, jadi bisa sembari melihat lalu lalang pesawat dan menikmati angin segar. Tamannya memang luas dan tanpa atap, terbuka begitu saja, yang ada atap hanya pada beberapa bagian untuk tempat duduk. Rasa-rasanya ketika di sini seperti sedang berada di padang gurun Amerika dengan kaktus-kaktus besarnya.

Terminal 2

Taman utama yang ada di Terminal 2 adalah Taman Pesona/Enchanted Garden. Taman ini ada di tengah, kalau masuk dari imigrasi pasti langsung berjumpa dengan taman ini. Bentuk tamannya memanjang dan dengan beragam tumbuhan tropis, penataannya mirip betul dengan hutan. Ada juga kolam dan jembatan kayu kecil di antara kolam. Para pengunjung banyak yang suka dengan taman ini karena bisa mengeksplorasi, bisa istirahat di antara pepohonan bahkan sampai tidur-tidur santai di sini. Banyak juga yang berfoto di tengah taman. Siapa sangka-kan di tengah bangunan terminal ada taman macam ini?

Tak jauh dari taman ini ada Taman Anggrek atau Orchid Garden. Sesuai namanya isi taman ini adalah anggrek semuanya. Warna-warni anggreknya cantik sekali. Ukuran tanamannya variatif, ada yang tinggi sekali tapi juga ada anggrek yang mungil-mungil. Ini adalah taman paling warna-warni di Terminal 2.

Selanjutnya ada taman terfavorit di Terminal 2, Sunflower Garden atau Taman Bunga Matahari. Ini adalah taman tergemas di terminal ini. Bayangkan ada 500 bunga matahari mekar di bandara, sebuah hal yang antimainstream. Lokasinya ada di lantai 2, tak jauh dari bioskop gratis. Ada pintu kaca yang mengakses ke bagian taman. 

Bunga matahari mekar dengan gembira dan warna kuning menjadi warna utama taman ini. Taman ini ditata dengan sangat rapi, lapisan tanahnya dibiarkan begitu saja dan menjadi tempat bunga matahari tumbuh. Pola tamannya dibuat seperti selasar, pengunjung bisa berjalan di sela-sela bunga matahari.

Pada saat saya berkunjung, banyak pengunjung yang berfoto di sini. Taman ini memang fotogenik dan mengundang pengunjung untuk mampir berfoto.

Terminal 3

Di Terminal 3 ini juga ada taman dan barangkali juga paling epic di antara semua terminal. Kalau dari Indonesia dan mendarat di Terminal 3 jangan langsung keluar bandara, bisa kok ke taman-tamannya. Atau kalau transit lama di terminal lain bisa meluncur ke terminal 3 dengan Skytrain.

Taman pertama adalah Crystal Garden. Ini ada di hall utama, luas sekali tamannya dan menjadi area selamat datang di Terminal 3. Dinamai Crystal Garden karena taman ini adalah taman yang isinya lampu-lampu Kristal warna-warni yang berpadu dengan bunga-bunga. Lampu-lampunya sendiri berbentuk bunga, memendarkan cahaya yang cemerlang. Penataannya tidak terpaku pada satu tempat, lokasi taman ini memang di hall utama tapi lampu-lampu kristalnya kemudian dipisahkan kembali menjadi beberapa titik. Karena lokasinya yang di tempat keramaian utama, taman ini dijamin selalu penuh pengunjung.

Selanjutnya ada taman favorit saya di antara segala taman yang ada di  Changi Airport, Butterfly Garden atau Taman Kupu-kupu. Sudah deh ini adalah puncak ketakjuban Changi Airport, di tengah bandara yang ramai dengan jutaan pengunjung tiba-tiba ada taman nan hijau lengkap dengan Kupu-kupu yang terbang bebas di taman. Sudah? Belum! Taman ini tingginya dua lantai, terkoneksi antara lantai satu dan lantai dua, bisa diakses dari masing-masing lantai, pun ada tangga di dalam tamannya.

Hal yang paling membuat takjub adalah ada sebuah gua air terjun buatan setinggi 6 meter di dalam taman Kupu-kupu. Entahlah saya bingung mengungkapkan bagusnya taman ini. Selain air terjun buatan ada juga batu-batuan serupa tebing. Juga pohon palem tinggi menjulang dan pepohonan yang rimbun di tamannya.

Pokoknya ini taman favorit di seantero bandara, bisa sightseeing juga duduk-duduk menikmati udara segar. Atapnya tinggi jadi hawanya dingin, gemericik airnya juga menambah teduh dan tenang, menunggu pesawat pastilah sangat nyaman dan santai saat berada di sini.

Anak-anak juga nyaman berada di sini, bisa lalu lalang keliling taman, melihat Kupu-kupu yang terbang bebas. Oia ada banyak sekali Kupu-kupunya, ada yang terbang bebas, ada juga yang beberapa tampak diam. Tapi yang jelas taman ini sangat menarik untuk dikunjungi, seolah menghilangkan kesan bandara adalah tempat yang membosankan. Dari taman ini para pengunjung bisa merasakan bahwa Changi Airport adalah bandara yang sangat nyaman dan ramah.

Itu tadi beberapa ide kalau layover atau transit lama di  Changi Airport, tak usah khawatir kehabisan ide atau tiada hiburan. Di Changi Airport setiap tempat sungguh menawarkan pesonanya masing-masing. Oia, mau memberitahukan kalau ada kontes #ChangiDiHati? Silakan ikut, bisa langsung upload foto-foto dengan gestur atau sticker love di bit.ly/changidihati-ef, cerita juga soal pengalaman-pengalaman berkesan selama singgah di Changi Airport, kalau beruntung buat hadiahnya tiket PP ke Korea!

Tabik.

Follow Efenerr on WordPress.com

22 KOMENTAR

  1. Baca tulisan ini rasanya langsung pingin ada di Changi sama anak-anak. Seneng banget pasti mereka keliling taman, apalagi taman kupu-kupu.. Kalo aku sendiri suka sama taman bunga matahari dan taman yang bisa lesehan itu.. Konsep tiap tamannya keren dan niat banget, ya.. 🙂

  2. Kak mau tanya kalau setelah keliling T1,2,3 lalu kepengen main ke T4 bisa nggak ya? pengen lihat2 dan nikmatin fasilitasnya T4 yg katanya serba robot semua. hehe, Munkin bisa share caranya gimana? Karena stau saya kan gedungnya beda.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here