Selama di Makassar saya mengikuti rangkaian Hari Ulang Tahun Astra. Jika ulang tahun identik dengan perayaan, maka perayaan Hari Ulang Tahun Astra memang benar adanya. Rangkaian acaranya panjang dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat di Makassar. Sebagai sebuah perusahaan, mencapai usia lebih dari setengah abad adalah pencapaian yang luar biasa. Itulah kenapa perayaan ulang tahunnya juga harus luar biasa.

Perayaan Hari Ulang Tahun ke-60 Astra dipusatkan di dua tempat, untuk agenda pendahuluan bertempat di The Rinra Hotel, Makassar. Acaranya berupa beragam seminar dan edukasi untuk publik juga beragam pameran produk-produk Astra, dua acara ini adalah rangkaian program Satu Indonesia.

Saya mengikuti acara sejak hari pertama yang bertempat di Hotel Rinra. Acara hari pertama adalah pembukaan rangkaian acara yang dihadiri oleh direksi Astra International. Banyak sekali khalayak yang datang mulai masyarakat umum, mahasiswa, hingga pejabat daerah. Semua ingin ikut dalam kemeriahan acara Hari Ulang Tahun ke-60 Astra.

Acara hari pertama dibuka oleh Direktur PT Astra International Tbk Widya Wiryawan dan perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Staf Ahli Gubernur bidang Ekonomi Pembangunan & Keuangan Ir. Denny Irawan, S.MSi. Gandang berbunyi dan menjadi tanda dimulainya acara Inspirasi 60 Tahun Astra di Makassar.

Di hari pertama saya menyimak acara Bedah Buku Astra : On Becoming Pride of the Nation. Buku ini merupakan pengejawantahan performa Astra International selama berdiri hingga sekarang.

Bedah buku ini dihadiri oleh jurnalis senior, Uni Lubis yang membahas transformasi Astra sejak beberapa dekade silam. Uni yang pernah bersinggungan dengan pendiri Astra, William Soeryadjaja menceritakan bagaimana transformasi Astra yang tetap berpegang pada nilai-nilai yang ditanamkan Om William. Chief of Corporate Human Capital Development PT Astra International Tbk Aloysius Budi Santoso yang turut hadir dalam bedah buku ini juga menjelaskan bahwa intisari pengelolaan SDM adalah kunci bagaimana Astra bisa berkembang seperti sekarang, perusahaan dengan ratusan anak perusahaan dan ratusan ribu pegawai.

Usai mengikuti bedah buku saya menyempatkan diri untuk melakukan cek kesehatan. Ada beberapa booth cek kesehatan berikut dokter yang siap memberikan konsultasi. Setelah cek gula darah, kolesterol, dan asam urat saya berkonsultasi ke dokter, syukurlah semuanya normal.

Acara di Hotel Rinra belum selesai. Acara masih berlanjut dengan Apresiasi Astra Untuk Indonesia Sehat, pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis serta Astra Start-Up & Healthpreneur Talkshow. Untuk bidang kesehatan yang menarik adalah kegiatan Astra Start-Up & Healthpreneur Talkshow yang menghadirkan pembicara Presiden Direktur Astra Mitra Ventura Jefri R Sirait, Founder Homedika & Klinik Asuransi Sampah dr. Gamal Albinsaid, CEO Lemonilo Shinta Nurfauzia, dan Founder “Lucklig & Co” sekaligus Pemenang Astra Start-Up Challenge Batch 1 Mariati. Di sesi ini saya cukup terkesan dengan paparan Gamal Albinsaid tentang upayanya mengatasi sampah sekaligus menyosialisaikan pentingnya kesehatan.

Bincang kesehatan masih berlangsung. Di hari kedua ada talkshow kesehatan yang diikuti oleh para penyuluh kesehatan di Makassar. Di sesi ini pengunjung bisa bertanya tentang banyak hal terkait kesehatan, juga melakukan deteksi dini penyakit. Para pembicara juga memberikan pesan-pesan dan tips kesehatan untuk para peserta.

Di sela-sela acara tersebut ada acara CSR yang digelar di Makassar. Acara pertama adalah bersih-bersih halte BRT Losari yang merupakan rangkaian dari Inspirasi Halte Bersih di 600 halte yang tersebar di 60 kota se-Indonesia. Di Makassar sendiri, Astra melakukan revitalisasi, yang dilakukan dalam bentuk pembersihan, pengecatan, dan perapihan, terhadap 20 halte se-Makassar. Revitalisasi halte ini tak hanya seremonial belaka namun juga menjadi dukungan Astra terhadap fasilitas publik.

Acara puncak berlangsung meriah di hari Minggu bersamaan dengan gelaran Car Free Day Makassar. Di tepi pantai panggung dibangun, di sisi pantai berderet produk makanan dari UMKM yang ada di Makassar. Macam-macam jenis produk tersedia, jajanan tradisional hingga yang fancy semuanya tersedia. Panggung utama memberikan hiburan, tarian, lagu-lagu bergantian tampil, mengajak seluruh masyarakat Makassar untuk bergembira menikmati nuansa Minggu pagi.

Astra juga mengajak masyarakat berolahraga bersama. Ada dua jenis olahraga, yang pertama adalah yoga massal di tepi pantai dan dilanjutkan dengan senam aerobik bersama. Animo masyarakat besar sekali untuk mengikuti kedua olahraga tersebut.

Concern kesehatan Astra untuk warga Makassar tampak di sisi panggung utama. Beberapa panggung kecil didirikan sebagai tempat untuk pemeriksaan kesehatan berikut pengobatan gratis. Warga yang sudah mendaftar menunggu antrian untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan.

Tak jauh dari panggung ada kapal yang bersandar, ternyata adalah Rumah Sakit Apung dr. Lie Dharmawan. Kapal kayu ini sandar tak jauh dari tempat acara untuk memberikan dukungan layanan kesehatan berupa operasi minor.

Saya sempatkan untuk mampir ke rumah sakit apung ini. Fasilitasnya sungguh lengkap, terdapat banyak alat kesehatan juga stok obat. Kapal ini merupakan komitmen dr. Lie untuk memberikan layanan kesehatan di pesisir Indonesia yang tak terjangkau layanan kesehatan pemerintah. Setiap bulan kapal ini berlayar ke sudut-sudut Indonesia dan memberikan layanan kesehatan.

Astra memberikan bantuan dan kerjasama dengan rumah sakit apung ini. Dalam kegiatan ini juga Astra memberi kesempatan warga Makassar untuk mendapatkan operasi minor di dalam rumah sakit apung.

Puncak acara Astra di Makassar ini dihadiri ratusan orang, Astra juga telah memberikan bukti dedikasinya untuk Indonesia dengan berbagai kontribusi yang telah diberikan. Enam puluh tahun usia Astra, sudah banyak yang diberikan untuk Indonesia.

Tabik.

Follow Efenerr on WordPress.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here